Thursday, 18 July 2013

Those who so-called fights for Islam...

Bismillahirahmanirahim....

"Alvin dan Vivian didakwa persenda Islam" - Yahoo news

"Perkasa president Ibrahim Ali has rejected the apology from Alvin Tan and Vivian Lee, saying that the pair should not be let off the hook." - Malaysia Kini

"Kami menyeru orang ramai agar menghormati bulan Ramadan dengan mengelakkan dari mencetus kontroversi melalui kiriman di laman sosial yang bakal mencetuskan sensitiviti kaum," katanya sewaktu ditemui pemberita di pejabatnya, hari ini. -The Malaysian Insider

First thing that comes to my mind setelah membaca these statement was .."Siapa kita untuk menolak kemaafan orang lain sebegitu sekali?", "What do we get by rejecting it?", "Do you feel so empowered?", "Are we the ones to spare the punishment onto them?" ...the part which Im stunned the most,"....the pair should not be let off the hook "... 

Rasanya kita semua sedia tahu the numerous muslims here in Malaysia yang sarat dengan kesalahan berzina , membunuh bayi, rasuah, berjudi, meminum arak, menindas wanita etc, tetapi tidak pula dikatakan "should not be let off the hook" seperti ini? Do you know that there are MANY thick-faced muslims in Malaysia who drinks alcohol, who eats pork, who womanizes and they do it an overt manner? Tidak solat Jumaat dan puasa usahkan pula...

Siapa yang mempersenda siapakah sebenarnya sekarang? Siapa yang tidak menghormati siapa di dalam hal ini?  Hormat sangatkah mereka ini pada Allah dan Nabi SAW? Just because we are refrained to indulge the halal during this particular month, we are easily aroused by this trivial matter. Tidakkah kita terfikir ini adalah ujian Allah to test our sabar? Just because they offer improper greetings, kesabaran kita tergugat?

Maybe some belum pernah dengar kisah our beloved Nabi Muhammad SAW dimana baginda s.a.w telah dibaling dengan najis manusia dan haiwan ketika baginda sedang bersolat di hadapan kaabah. Bergenang air mata membayangkan kehinaan yang dilemparkan kepada kekasih Allah ini semata-mata untuk menyampaikan ilmu Islam kepada kita..Abu Jahal dan sekutunya telah membuang najis dan perut unta ke belakang badan baginda yang sedang sujud.Dengan linangan air mata Fatimah r.a datang membersihkan najis di badan bapanya dan bapanya replied that sounds something like this,“Janganlah kamu menangis wahai Fatimah, suatu hari nanti, ugama yang aku bawa ini, akan pergi menuju ke setiap rumah walaupun rumah itu berada di desa atau di bandar, dan Allah akan masukkan kemuliaan atau kehinaan ke dalam rumah seperti tersebarnya malam…”

See people, he (pbuh) patiently prayed for the best and let All Mighty Allah swt to do His part.Bukankah tindakan membaling najis itu, a disgusting and a woeful ignorance by the kafirs? Itu lebih najis jika dibandingkan dengan gambar yang tertera logo halal di photo Alvin Tan and Vivian Lee bukan?

Sememangnya kita diajar untuk mempertahankan Islam, untuk menegakkan keadilan dan membetulkan yang salah. Tetapi Islam itu juga mengajar kita untuk prioritize dan bertindak adil kepada semua makhlukNya bukan? Therefore,jangan lah leka hiraukan yang jauh, sedangkan yang dihadapan mata lebih terpesong.Those muslims who disobeys Allah's rules and instructions..

Yang melakukan corruption secara terang-terangan? yang melakukan zina dan maksiat? yang tidak segan meminum arak dan berjudi? yang tidak menunaikan zakat? yang tidak menjaga aurat? Yang tidak solat? why are these cases not brought up to the media and court?Why is it that you are holding to a case which is not highly emphasized in the Quran?

They are many places in the Quran that explains segala balasan adalah hak Allah swt...He is the Holder of Heavens and the Earth, And whatever is in them...Jadi mengapa kita manusia yang lemah dan hina ini berasa sungguh perlu untuk memperbesarkan kes Alvin dan Vivian hingga ke akar umbi? Tergugat sangat kah puasa orang muslim membaca ucapan mereka?

Im not saying I agree with Alvin's action,nor Im encouraging the act. Im mad too, no doubt. Their bluntness astounded me. Personally, I think balasannya cukup sekadar memberi kesedaran pada mereka berdua, seperti kita memperbetulkan anak-anak kecil kita. Tidak pula kita mengurung dan menyoal jawab anak-anak kita yang daif tentang kehidupan bukan? Fikirlah wahai saudara saudari Islamku, yes, they may have insulted our religion, but do we have to replicate the acts back. We may not insult them like how they did to us, but with that so much of negative phrases and words and hatred? That makes us no wiser than them both bukan?

Dimanakah kesabaran kita? Peribadi kita? The responds from many sangat contradicting dengan the teachings of Islam..Tidak pernah I dengar our Nabi Muhammad SAW berkata-kata kesat. Perasaan marah and sedih yes, but never did he utter foul words.

Do you remember the story of Hamzah bin Abdul-Muththalib,the beloved uncle of Nabi Muhammad SAW? Ketika Rasulullah saw melihat keadaan tubuh bapa saudaranya who was gruesomely murdered (*dadanya dibelah dan hatinya dikeluarkan dan terdapat kesan gigitan manusia), baginda s.a.w sangat marah dan sedih sekali. Disebabkan kejadian itu, Allah swt menurunkan firmannya in Surah An Nahl , verse 126.

"Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. - An Nahl : Verse 126

A simple verse yet eminently powerful is it not? Fahamilah, sabar is the best.. Repent for our sins of yerterday, bersyukur lah pada Allah swt kerana kita tahu bagaimana perasaan marah itu. Thank Allah swt kerana kita seharusnya boleh berfikir waras atas tindakan kita..Thank Allah kerana Dia beri kita kesedaran... So, lets use these wisely, insya'allah our future is with assurance..



Undang-undang Allah swt tetap undang-undang Allah...Jangan lah kita mempraktikkan sebahagiannya sahaja..Solat , puasa alhamdulillah...tetapi how about the rest?..A great quote from Ustaz Don's show last night.."Allah yang sama mewajibkan kita berpuasa, Allah yang sama juga mewajibkan kita solat " ....

Think deep dear people...Allah swt yang sama juga menyuruh kita banyak bersabar...Niat di hati bukan untuk menjatuhkan sesama muslim, tetapi sekadar pesanan dan pembuka mata kepada seluruhnya..Sememangnya kita ini adalah makhluk yang lemah telah disebut di dalam al-quran, but that does not mean we are not able to strive to be the best bukan? Cumanya, nafsu kita ini lebih terdorong pada yang zahir di mata such as food, money, pangkat....how about for the unseen/ghaib (pahala and syurga),are we struggling and fighting enough for it?   :'(

Wallahualam....



No comments: